AHLAN WA SAHLAN

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Ahlan wa sahlan ayuhal ikhwah arsitek peradaban.


Selasa, 07 Desember 2010

HAPPY ISLAMIC NEW YEAR 1432 H

HAPPY ISLAMIC NEW YEAR 1432 H

Kami keluarga besar BP nas Sumbagsel mengucapkan kepada seluruh umat Islam, "Selamat Tahun Baru Islam 1432 H" Semoga di tahun ini, kita bisa mengukir dan membuat sejarah peradaban di era sekarang.

Memaknai tahun baru kali ini, tak perlu kita berhura-hura. Tunjukkan bahwa dirimu adalah seorang muslim yang senantiasa Bermuhasabah di tiap waktunya. Sudahkah Anda mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama satu tahun ke belakang? Sudah tercapai semuakah targetan yang anda buat, atau malah hanya menumpuk terget di tiap tahunnya tanpa evaluasi, menunggu, bermimpi dan membuat targetan kembali? Bersyukurlah kawan, kita masih diberi kesempatan oleh Allah. Jadi, maksimalkan setiap tarikan nafas dan udara yang kau hirup dengan sesuatu yang bermanfaat.

Berusahalah untuk menjadi yang terbaik di hadapan Allah. Di mana setiap gerak dan langkah kita, hanya ridho Nya yang memayungi kita. Saat ini, kawan bisa melihat berbagai macam musibah terjadi di belahan dunia khususnya Indonesia. Satu tahun ini, Indonesia terus menangis. Kejadian demi kejadian telah terjadi, dari gunung meletus, banjir bandang, tsunami, kebakaran, pencurian, pembunuhan, hingga sampai pada bunuh diri. Apa yang terjadi pada Indonesia dan Orang-orang di dalamnya?

Mungkin juga kita gagal memahami logika alam ataupun menafsir peristiwa. Karena itu, kita dituntut untuk senantiasa menjaga keseimbangan dan mengoreksi perilaku kita yang salah, atau amal ibadah kita yang kurang serta belum ikhlasnya kita dalam melaksanakan ibadah. Astagfirullah,bagaimana bisa memaknai tahun baru ini, jika kita sendiri tidak berusaha memaknai kehidupan yang telah sedang dan akan kita jalani.

Pada tarbawi edisi 239, Bumi dan segala isinya ini diciptakan Allah di atas prinsip keadilan dan keseimbangan. maka, kita sebagai bagian dari isi bumi, haruslah menjaga dan memelihara prinsip keadilan dan keseimbangan itu. Tetapi, perbuatan kita melampaui batas; melakukan kemungkaran dan maksiat, membuat kerusakan, mengeksploitasi alam. logikanya sederhana saja. Alam di sekitar kita sama-sama makhluk siptaan Allah. Tapi dalam pandaangan kta, gunung, tanah, laut, dan sebagainya hanyalah benda mati yang tak terpengaruh dengan perbuatan kita. padahal sesungguhnya, alam juga hidup seperti kita, dan karenA itu - alam merasakan ketidaknyamanan ketika ada sesuatu yang tidak ia sukai di sekitarnya."

"Ketika bid'ah dan nafsu menggantikan sunnah dan kebenaran, kesesatan menggantikan petunjuk, kemungkaran menggantikan perbuatan makruf, kebodohan menggantikan pengetahuan, riya' menggantikan keikhlasan, kebohongan menggantikan kejujuran, kepalsuan menggantikan nasehat, kezaliman menggantika keadilan, dan kala semua itu menjadi dominan. maka, ketika itu juga , bergetarlah bumi, langit menjadi gelap, dan erjadilah kerusakan di laut dan di darat karena sebab dusta dan kebohongan. lalu keberkahan pun lenyap dan kebaikan menjadi langka," ujar Ibnu qayyim kala melihat realitas umat Islam di zamannya.

Untuk itu, bertakwalah pada Allah, karena Dia akan memberi pengajaran kepadamu. Dalam segala hal keterbatasan yang kita miliki untuk memahami peristiwa dan kejadian alam, mungkin perlu satu hal yang kita lakukan yaitu mengembalikan semuanya kepada Allah, yaitu dengan menguatkan dan meningkatan keimanan kita kepada Allah, dan pasrahkan diri kita pada Nya.

Janji Allah ketika kita dekat dengan Nya, ketika ketakwaan seagai pribadi dan jamaah meningkat karena beriman kepada Nya, maka Allah akan memberikan kemudahan dan akan membukakan pengeahuan2 baru tentang sesuatu yang tidak kita pahami, sesuai dengan firmannya dalam surah Al baqarah (2) : 282.

Oleh karena itu, berusahalah selalu meakukan yang terbaik agar bisa menciptakan suatu maha karya yang bisa mengubah peradaban dunia khususnya Indonesia. Yakin dan percayalah akan makna tahun baru dan kehidupan yang akan Anda lalui.(chy)

SEMANGAT!!!
7 Desember 2010
1 Muharram 1432 H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar