AHLAN WA SAHLAN

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh. Ahlan wa sahlan ayuhal ikhwah arsitek peradaban.


Rabu, 08 Desember 2010

PERNYATAAN SIKAP FSLDK INDONESIA HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA

Nomor : 008/Kom A/Puskomnas FSLDK/Lampung/XII/2010

PERNYATAAN SIKAP FSLDK INDONESIA hari ANTI KORUPSI SEDUNIA

Bismillahirahmanirrahim

STOP KORUPSI!! SEJAHTERA LAH INDONESIA KU
"Barangsiapa yang berkhianat (korupsi?) dalam urusan harta rampasan perang, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianati itu." Qs. Ali Imran [3] : 161.
Dalam Sahih Al-Bukhari juga dijelaskan makna yang kutipan sebagian haditsnya, "Maka demi zat yang diri Muhammad di dalam gengamanNya, tidaklah khianat/korupsi salah seorang dari kalian atas sesuatu, kecuali dia akan datang pada hari kiamat nanti dengan membawa di lehernya. Kalau yang dikorupsi itu adalah unta, maka ia akan datang dengan melenguh." (Riwayat Bukhari, lihat juga Riwayat Muslim).

Enam puluh lima tahun sudah usia kemerdekaan negeri gemah ripah loh jinawi ini. Negeri yang jumlah penduduknya mencapai 237.556.363 orang, memiliki kekayaan alam yang tiada habis walaupun sudah di jarah olah: BELANDA, POTUGIS, JEPANG, dll. Dewasa ini Indonesia masih belum merdeka karena sedang dijajah oleh bangsa sendiri yakni oleh PARA KORUPTOR. Berapa banyak sudah aset bangsa ini mereka rampas. Bagaimana tidak, ketika kasus-kasus korupsi yang lama belum selesai sudah muncul kasus korupsi lainnya.masyaallah...

Jika menengok ke belakang, mungkin Anda masih ingat bagaimana tercengangnya kita pada laporan Transparency Internasional (TI) yang mengumumkan prestasi Soeharto sebagai koruptor nomor satu di dunia dengan aset hasil korupsi sebesar USD 15-35 miliar. Uang sebanyak itu jika diaplikasikan pada dunia pendidikan, dapat membantu begitu banyak anak tak mampu untuk mendapat pendidikan yang layak.Sayangnya korupsi lebih mendominasi pola pikir masyarakat Indonesia. Lebih hebat lagi tingginya karena kasus korupsi di Indonesia membawa negeri ini menjadi juara bertahan sebagai jajaran tertinggi negera terkorup di dunia.

Tindak korupsi makin menjadi-jadi dari generasi ke generasi. Meski kampanye anti korupsi dengan gencar diteriakkan, komitmen politik dalam peradilan terkesan tidak sungguh-sungguh.Bukti tindakan korupsi dan tuntutan akan penjatuhan hukuman tak sedikit yang mandeg di lembaga peradilan. Atau jika benar-benar diproses dalam peradilan lalu pelakunya ditahan, penahannya pun tidak menunjukkan kesan sungguh-sungguh.

Sungguh nyamannya para koruptor, sudah mencuri hak orang lain, setelah ditangkap dan ditahan dalam penjara pun, asal mau menyuap para oknum penegak hukum, bisa berkeliaran di luar penjara.
Bahkan fasilitas di penjara bisa jauh lebih baik ketimbang di rumah rakyat miskin yang menjadi korban akibat tindak korupsinya. Boleh jadi lemahnya internal control dan social control terhadap lembaga peradilan turut menjadi penyebab utama makin tingginya kasus korupsi di Indonesia.

Sesungguhnya penjajahan model baru abad ini dapat diakhiri jika kita (bangsa ini) memiliki komitmen untuk menyelesaikannya. Islam hadir sebagai solusi bagi dunia dan juga permasalahan bangsa ini. Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah memotong tangan orang yang mencuri sebuah perisai yang harganya 3 dirham. (1) Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga pernah menetapkan bahwa tangan pencuri tidak boleh dipotong kalau hasil curiannya kurang dari ¼ dinar. (HR. Al-Bukhari, Muslim, Malik, At-Tirmidzi, dan Abu Daud). Dari Aisyah -radhiallahu anha-.) Telah shahih dari beliau bahwa beliau bersabda, “Potonglah tangan pada pencurian senilai ¼ dinar, dan jangan kalian memotong kalau nilainya di bawah dari itu.” Disebutkan oleh Imam Ahmad -rahimahullah-. (HR. Ahmad).

Saudaraku maka jika para PENCURI/KORUPTOR itu dihukum secara adil dan tegas maka KORUPSI bukan menjadi masalah bangsa ini lagi. Sebagaimna dengan negara-negara di dunia yang menganut HUKUM MATI bagi para KORUPTOR adalah bentuk keseriusan membrantas korupsi. Bagaimna dengan negara kita tercinta INDONESIA. Sesungguhnya dengan kerjasama yang benar antara penegak hukum dan masyarakat, harapannya kasus korupsi di Indonesia bisa cepat berkurang secara signifikan. Agar rakyat Indonesia tidak lebih lama menderita akibat hak-haknya dirampok oleh orang-orang yang mestınya bertugas membawa rakyat Indonesıa menuju pemerataan kesejahteraan dan keadilan.
Dengan kebulatan tekad kami MAHASISWA MUSLIM YANG TERGABUNG DALAM FORUM SILATURAHIM LEMBAGA DAKWAH KAMPUS( FSLDK) INDONESIA meminta kepada segenap RAKYAT dan PEMERINTAH INDONESIA untuk ;
1. Menindak tegas para koruptor, tidak hanya gayus yang merupakan salah satu kasus korupsi tetapi semua kasus dengan tidak memandang status dan jabatannya.
2. Selesaikan kasus century dan lainnya, yang hanya menjadi bola politik para penguasa negeri ini.
3. Bekerjasama untuk tidak melakukan tindakan korupsi sekecil apapun.
Lampung, 08 Desember 2010 / 03 Muharram 1431 H

FORUM SILATURAHIM LEMBAGA DAKWAH KAMPUS

Koordinator PUSKOMNAS




Adi inzar kusuma
CP :
Adi inzar kusuma 081369232063
Asrul Fauzi 085669935027

Tidak ada komentar:

Posting Komentar